Menurut Kantor Berita ABNA, Fuad Hussein di jumpa pers ini seraya menjelaskan bahwa hubungan Irak dengan Iran berdasarkan pada kepentingan bersama mengungkapkan, Irak senantiasa berusaha berinteraksi dengan negara tetangganya berdasarkan prinsip kepentingan bersama.
Menlu Irak menambahkan, Baghdad menghendaki hubungan yang baik dengan tetangganya termasuk Iran.
Amerika Serikat senantiasa menghendaki pelemahan hubungan strategis Republik Islam Iran dan Irak, namun Baghdad mengabaikan permintaan Amerika ini.
Petinggi Irak termasuk Presiden Barham Salih sampai saat ini berulang kali memuji bantuan Iran terhadap Irak di perang kontra terorisme.
Petinggi dan rakyat Irak juga menuntut dilanjutkannya dukungan Republik Islam Iran di masa rekonstruksi berbagai wilayah yang terdampak di Irak. (MF)
342/